Sosialisasi Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA) di Kantor Imigrasi Kelas I Ternate

Dua hari yang lalu saya dapat undangan dari Kantor Imigrasi yang mengabarkan kalau hari kamis tanggal 23 Februari 2017 akan diadakan Sosialisasi Aplikasi Pelaporan Orang Asing bertempat di Kantor Imigrasi Kelas I Ternate. So hari ini saya mendarat di Kantor Imigrasi jam 9 tepat dan begitu masuk ke ruangan acara baru ada satu orang peserta doang bro! Astaga ini katanya suruh datang jam stengah 9 kok jam 9 malah baru datang 2 orang termasuk saya, pegimana sih, tau gitu saya datang jam 10an aja kali ya, karena sampai saya nulis draf postingan ini sudah jam 10 dan acarapun belum di mulai! Untung dapat snack sebelum masuk keruangan jadilah sambil nunggu sambil ngemil


*belum ada orang


* lanjut postingan setelah sampai di rumah*

Sekarang dah nyampe rumah, sudah selesai makan juga *gak ada yang nanya!*.  Maka mari kita lanjutkan ceritanya. Jadi para peserta/undangan sosialisasi itu kebanyakn perwakilan dari Hotel bintang 1,2,3,4,5, losmen/motel, villa, homestay dan apapun itu jenisnya, plus dari beberapa perusahaan yang memiliki tenaga kerja asing. Tujuannya adalah agar mereka bisa bekerjasama dengan pihak imigrasi dalam melakukan pelaporan Online WNA yang menginap ataupun bekerja di tempat mereka (kira2 sih begitu yang saya tangkap dari diskusi 2 jam lebih tadi itu) *ngomong sambil pegang dagu*. Nah yang mewakili pihak perorangan kayaknya cuma saya doang,hahaha maksudnya pihak perorangan ini ya yang berperan sebagai sponsor suami WNA, yang lain mungkin di undang tapi gak datang. Setelah tertunda lebih dari 1 jam akhirnya jam 10 lebih dikit acarapun dimulai dengan sambutan dari Kakanwil hukum&HAM Provinsi Maluku Utara, pembacaan doa dan menyanyikan lagu Indonesia raya ( berasa  lagi ikutan upacara), setelah itu mulai deh presentasi dan tanya jawab. 


*nyanyi lagu Indonesia Raya


*Kakanwil memberikan sambutan sekalian membuka acara sosialisasi
Lumayan banyak peserta yang ikut ambil bagian dalam sesi tanya jawab ini, termasuk saya tapi saya nanyanya yang remeh temeh aja, bukan pertanyaan yang complicated, kalau nanya yang rumit-rumit begitu nanti saya juga ikutan pusing mikirnya,ahahaha. Harusnya tadi saya rangkum ya semua pertanyaan dan jawabannya siapa tau bisa di sharing di blog, tapi ya apa daya males nyatat-nyatat apalagi di suruh ngerangkum kayak gini, males mikirnya yang ada saya malah kepikiran samir di rumah yang saya tinggal dengan suami saya aja, jadilah cuman duduk manis dengerin diskusi sambil smsan sama suami saya (nanya keadaan samir, takut dia nangis). 



Intinya tadi kita sebagai sponsor di ajarin gimana cara melakukan pelaporan secara online terhadap orang asing yang datang, tinggal, ataupun bekerja di tempat kita. Jadi situ yang kerja di hotel, losmen, villa dll jika ada WNA yang menginap di tempat kalian harap berpartisipasi melakukan pelaporan online biar keberadaan WNA di Indonesia tetap bisa di awasi, yang punya suami WNA apalagi, dokumen harus lengkap biar dikemudian hari tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan *sembari ngecek dokumen suami juga*


*lagi siap-siap mau foto bersama

*foto gaya rcti oke :-))
Sekian laporan singkat dari saya. Salam birokrasi! πŸ˜‰

Advertisements

28 thoughts on “Sosialisasi Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA) di Kantor Imigrasi Kelas I Ternate

    1. Wah urusannya pnjang kalo harus jadi WNI, persyaratannya gak gampang buat bisa jadi WNI, jadi mikir2 dulu, kasian masih punya orang tua juga di negaranya nanti malah repot kalo harus ngurus2 visa kalo mau mudik, sementara sih biar WNA aja dulu, mungkin nanti bisa dipikirkan untuk jd WNI karena biaya untuk urus ijin tinggal ini juga gak murah, apalagi perpanjang dll *curhat*

      Liked by 1 person

  1. Aplikasi online ini udah dr 2015 sebenernya ya. Tp krn sosialisasinya ga ada, ga jalan jg akhirnya. Termasuk saya haha. Mudah2an ke depan makin oke. Ga malah makin ribet.
    Btw, fokus fotonya beda sendiri hehe

    Like

    1. Wkwkwkw….itu minta tolong difotoin ma petugas imigrasinya mbak, pake hp ku maknya fokus ke hpku aja pas di foto
      Iya pas awal dtang aku juga dh pake aplikasi ini untuk lapor online tp sekarang katanya suruh lapor lagi, jadilah ngikut aturan aja, hehe

      Like

    1. Iya, kalau ada sosialisasi kan jadi lebih mudah, gak kebingungan lagi dan bolak balik tanya ke imigrasi,hehe
      Respon papanya samir biasa aja, soalnya kata dia istrinya yg lapor jd harus merhatiin pas lagi di jelasin, dia kan gak ngerti,hihihi

      Liked by 1 person

  2. Wah lebih mudah ya kalau bisa ngurus apa-apa sudah ada online-nya. Tinggal sosialisasinya mungkin yang perlu dikembangkan, semoga makin mudah deh hehehe.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s