Arsip Tag: Transfagarasan Road

Romania, Transylvania Dan Dracula

Waktu awal kenal dengan suami, saat saya tahu dia berkewarganegaraan Romania yang ada dibenak saya saat itu adalah (Romania=Transylvania=Dracula), dan ternyata bukan saya saja yang berpikiran seperti itu, waktu cerita ke mama kalau dia berasal dari Romania mama saya langsung  berkata “jangan-jangan turunan dracula”,,hehe,,

Tapi nih dalam hati saya juga sempat mikir “turunan Dracula kok cakep ya” *plaaak*, (kan kalau di film jaman dulu muka dracula rada serem ancur gimana gitu, sekarang muka dracula  udah lebih mendingan “seperti di film twilight”)

Walaupun kemungkinan negara Romania ini kurang sering di sebut sebagai negara favorit tujuan wisatawan indonesia (dibandingkan dengan negara-negara seperti Inggris, Prancis, Jerman, Amerika Serikat, Australia dll) namun tahu kah anda kalau negara Romania merupakan salah satu negara terindah di dunia karena pemandangan pegunungannya.

Headline
               Transylvania di Romania (sumber foto : http://www.web.inilah.com)
                                            sumber foto (www.yukpegi.com)

Bercerita tentang Transylvania adalah sebuah kota yang terletak di bagian barat negara Romania. Dunia mengenal kota ini karena cerita Drakulanya, legenda mistis yang mendunia setelah dipopulerkan oleh Bram Stoker melalui tulisan novelnya yang diterbitkan pada tahun 1897. Drakula sendiri biasanya diceritakan sebagai makhluk yang tak bisa mati, hanya bisa keluar malam hari, jika kena sinar matahari akan lenyap, haus akan darah, bisa mati jika ditusuk perak dijantungnya, anti salib dll.

Legenda Dracula memang berasal dari Transylvania. Konon, dahulu di tempat itu hidup seorang pengeran Dracula yang menyerang manusia di malam hari dan menghisap darahnya. Legenda tersebut berawal dari seorang Raja Wallachia yang nama sesungguhnya adalah Vlad Tepes atau Vlad Sliver. Vlad lahir di Sighisoara dan hidup kurang lebih pada tahun 1400-an di Wallachia, sebuah wilayah selatan Transylvania. Dia amat kejam, khususnya terhadap para pencuri dan musuhnya. Lebih dari ratusan pembunuhan kejam ditemukan sehingga dia mendapat julukan Dracula. Dracul sendiri berasal dari bahasa Romania yang artinya setan.

                                sumber foto (www.yukpegi.com)
                                   sumber foto (www.yukpegi.com)

Selain dracula, di Transylvania (Romania) juga terdapat pegunungan Carpathia yang indah dengan padang rumput dan jeraminya. Lembah gunung Carpathia ditutupi padang rumput jerami terkaya dan paling beragam di Eropa. Disana, dalam satu meter persegi padang rumput, terdapat 50 spesies rumput dan bunga yang tumbuh di lembah tersebut.

Lereng bukit diselimuti warna ungu bunga salvia yang tersebar di padang rumput dan warna merah muda tanaman sainfoin. Tanaman globeflowers yang mirip bunga mangkok besar, Bunga aster kecil berwarna jingga terang yang disebut fox dan cub tumbuh berselang-seling dengan tanaman sorrel dan aneka macam anggrek, campanula, serta yellow rattle.

Keindahan itu bukan kebetulan karena para petani sekitar merawat dan memupuk padang rumput penuh bunga itu. Karena jika tak dirawat, maka semak belukar dengan cepat akan tumbuh. Para petani juga kerap membuat lanskap untuk menarik wisatawan.

Di pegunungan Carpathia kita juga dapat melakukan berbagai aktivitas outdoor, seperti hiking, bungee jumping, dll. Pegunungan Carpathia memiliki sebuah jalan yang merupakan salah satu jalan terbaik di dunia, yaitu Transfagarasan Road. Jalan ini terletak di ketinggian sekitar 2000 meter dan melintasi terowongan sepanjang 884 meter menembus Pegunungan Carpathia. Oh ya dibawah ini sedikit gambaran tentang Transfagarasan Road

Berminat pengen jalan-jalan ke Romania? 🙂

*informasi tulisan di atas di rangkum dari beberapa sumber ya*

Note | Momunik Notes

" Diorama Karsa, Ketika Rasa Berbaju Kata "