Arsip Tag: prosedur pencatatan pernikahan di luar negeri

Prosedur Pendaftaran Pernikahan Di Romania

Postingan ini di buat sebagai informasi untuk membantu teman-teman yang berencana menikah dengan pasangan yang berasal dari negara Romania pada umumnya dan khususnya untuk beberapa teman-teman atau mbak-mbak yang mengirimkan email pertanyaan ke saya. Untuk proses legalisasi buku nikah di Indonesia bisa di baca disini. Setelah melakukan legalisasi buku nikah di 3 kementrian dan kedutaan Romania di jakarta dengan tujuan agar akta atau dokumen yang dibuat di Indonesia sah menurut hukum internasional, maka seluruh dokumen bisa di kirim langsung ke Romania untuk mendaftarkan perkawinan kita di sana, jadi kita tidak diharuskan lagi untuk menikah ulang disana.

I. Legalisasi dan terjemahkan dokumen di Kedutaan Besar RI di Romania

Terjemahkan semua dokumen yang berkaitan dengan pencataan pernikahan yang akan dilakukan di sana, mulai dari akte kelahiran WNI, Buku nikah dll. Beruntung karena buku nikah yang dari KUA sekarang sudah terdiri dari 2 bahasa yakni bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, sehingga bisa juga di terjemahkan di Indonesia melalui kedutaan besar Romania di Jakarta.

Pengalaman saya : Buku nikah di terjemahkan secara lengkap ya, maksudnya secara keseluruhan yakni seluruh tulisan yang terdapat di cap legalisasi (tulisan yang kecil-kecil kesannya udah gak kebaca terus yang udah tumpang tindih sama tulisan-tulisan lain dibuku nikah pun tetap harus di terjemahkan).

Nb : Biaya untuk penerjemahan dan legalisasi melalui KBRI di bucharest dibayarkan dalam bentuk mata uang Dollar Amerika, mereka TIDAK MENERIMA mata uang dari Romania. Biaya kurang lebih 100$-150$, tergantung banyaknya dokumen yang di terjemahkan

II. Legalisasi Di Kementrian Luar Negeri (Ministerul Afacerilor Externe) Romania 

Setelah buku nikah selesai di terjemahkan maka bisa langsung dibawa ke kementrian luar negeri Romania yang ada di Bucharest untuk di legalisasi (lagi, huufftt). Dokumen yang di perlukan untuk legalisasi antara lain

  • Terjemahan dan legalisasi buku nikah dari Kedutaan Besar RI di Romania
  • Akte kelahiran suami dan istri
  • Foto copy passport (untuk WNI) dan fotocopy kartu identitas (untuk WN Romania)

Nb : siapkan saja dokumen pendukung lainnya untuk berjaga-jaga jika di butuhkan

III. Kantor catatan sipil (oficiul starii civile)

Setelah selesai proses legalisasi di kementrian luar negeri Romania maka dokumen dibawa kembali ke kantor catatan sipil (oficiul starii civile) sesuai domisili kartu identitas suami/istri kita.

Pengalaman saya : Begitu akan di daftarkan ternyata mereka menolak karena nama saya hanya memiliki satu kata (single name saja pemirsa) sehingga menyulitkan mereka untuk mengisi data karena menurut mereka di mana-mana nama paling tidak ada dua suku kata (nama depan dan nama belakang) yang mau tau repotnya pengalaman saya mengurus dokumen di Italia dengan nama yang hanya satu suku kata, bisa di baca di sini. Dengan susah payah kakak ipar saya disana mengurus kesana kemari sampai akhirnya mereka mau mangeluarkan akta pernikahan kami dengan MENGOSONGKAN nama depan saya dan mengganti nama depan saya menjadi nama belakang!

Nb : untuk semua urusan di ibukota bucharest saya pakai jasa agen dengan biaya kurang lebih sekitar 250-300 Euro, sedangkan untuk urusan di kantor catatan sipil domisili suami di bantu oleh kakak ipar saya yang pada saat itu sedang hamil besar tapi rela mondar mandir ngurusin dokumen kami. *hug kakak ipar*

IV. Kedutaan Besar Romania di Jakarta

Setelah akta pernikahan dari Romania keluar  maka seluruh dokumen bisa dikirimkan kembali ke Indonesia untuk selanjutnya di bawa ke Kedutaan Besar Romania di jakarta sebagai syarat untuk pengajuan visa kumpul keluarga, jadi ini prosesnya dokumen dilegalisasi di INDONESIA kemudian di kirim ke ROMANIA, setelah di legalisasi dan di daftarkan di sana lalu berkas di kirim kembali ke INDONESIA.

Nb lagi : untuk kasus saya sendiri lebih kompleks karena suami saya tidak berdomisili di negaranya melaikan di negara italia dan tujuan domisili kami adalah di negara tersebut, sehingga pengurusan segala dokumen dilakukan melalui 3 negara yakni Indonesia, Romania dan Italia. Lain waktu akan saya posting bagaimana prosesnya yang lumayan membutuhkan tingkat kesabaran ala dewa dan bisa bikin sakit kepala *minum obat trus tidur* 🙂